Healthy Life Style
BAHAYA JUNK FOOD !!
Pada jaman modern seperti sekarang ini,dimana orang-orang mulai sibuk dengan berbagai kegiatan yang mereka jalani setiap harinya maka tak jarang kita mengkonsumsi fast food / makanan cepat saji karena selain nikmat tapi juga lebih mudah didapat dan haarganya relatif murah.
Namun alangkah baiknya jika makanan cepat saji ini tidak dijadikan sebagai santapan wajib sehari-hari kita.
Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang buruknya kandungan yang ada didalam makanan cepat saji :
1. Lemak Jenuh
Sebagai
hasil olahan industri makanan, junk food biasanya banyak mengandung
lemak jenuh. Oleh karena itu, harganya sangat murah dan ketika
dipanaskan dapat bertahan pada temperatur tinggi. Bahayanya, lemak jenuh
bisa menjadi biang kegemukan dan meningkatnya kadar kolesterol dalam
darah. apabila kondisi tersebut terjadi pada seseorang, maka masalah
kesehatan serius lainnya pun akan terpicu. Kanker, penyakit jantung, dan
stroke adalah contoh penyakit yang diakibatkan oleh kandungan lemak
jenuh tinggi.
2. Garam
Garam
atau monosodium klorida atau natrium klorida merupakan kandungan junk
food yang juga perlu disikapi hati-hati. Kadar Garam yang baik untuk
dikonsumsi adalah tidak lebih dari 5 gram per hari, dan sangat
dianjurkan bagi orang dewasa yang memiliki tekanan darah normal.
sementara itu, kandungan garam pada junk food biasanya relatif tinggi
Kita memang membutuhkan zat perasa ini untuk membantu fungsi metabolisme
tubuh. Namun, bila berlebihan mengonsumsi penghilang rasa hambar
tersebut, maka resiko tekanan darah tinggi akan meningkat.
3. Gula
Kandungan junk food lainnya yang tak kalah tinggi adalah gula.
Minuman ringan, biskuit, kue, dan permen mengandung gula yang tidak
sedikit. Kendati secara tidak langsung berhubungan dengan penyakit
jantung dan diabetes, kelebihan gula dapat mengakibatkan kegemukan atau
obesitas pada usia muda.
Masalah kesehatan lainnya yang bisa disebabkan oleh kadar gula
berlebihan adalah tooth decay atau kerusakan gigi, mengurangi level
kolesterol berguna, meningkatkan kadar lemak dalam darah yang
berhubungan dengan diabetes, dan penyakit jantung.
4. Penambah Cita Rasa atau Zat aditif Sintetis
Zat
lain yang terkandung dalam junk food secara berlebihan adalah bahan
tambahan atau zat aditif. Umumnya zat aditif ini digunakan untuk
mengawetkan dan mempertahankan warna, rasa, dan bentuk. Apa sebenarnya
penambah cita rasa atau zat aditif sintetis yang bisa menimbulkan cita
rasa tersebut? Pada dasarnya zat aditif sintetis ini adalah sejenis
natrium atau sodium yang menjadi sumber utama garam dapur dan vetsin
atau MSG (Monosodium Glutamat). Nah, unsur inilah yang menjadi penggugah
selera makanan cepat saji atau junk food.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar